MATTANEWS.ID KLATEN – Gara gara jalan menuju tempat lokasi pembuangan sampah akhir (TPA) Troketon Pedan rusak dan berlumpur, armada sampah yang akan membuang sampah ke lokasi tersebut mengalami hambatan. Hal tersebut juga dirasakan armada sampah dari gugus tugas DKUKMP Klaten, yang tidak bisa membuang sampah pasar secara maksimal.
Akibatnya tumpukan sampah di beberapa pasar tradisional di Klaten mengalami penumpukan. Salah satu tumpukan sampah yang sangat dikeluhkan pedagang ialah di bak pembuangan sampah sementara pasar Gede Tiga Lantai Klaten Kota.
Sampah yang menggunung dan meluber hingga ke jalan sejak beberapa hari terakhir membuat pedagang sekitarnya merasa terganggu. Selain bau busuk yang menyengat, banyak laler berterbangan dan singgat merembet kemana mana.
Pokya Sapras (Sarana Prasarana) DKUKMP Klaten Agus Tampir Setiyono yang juga membidangi sampah di lingkungan pasar, tidak mengelak jika ada tumpukan sampah di beberapa pasar, khususnya di pasar Gede tiga lantai kota.

Menurut Agus penumpukan sampah di pasar gede terjadi karena beberapa hal. pertama jumlah aarmada yang tidak memadai, dari 4 armada col L300 , hanya 2 yang bisa beroprasi, sisanya mengalami kerusakan. Selain itu jalan menuju lokasi TPA Troketon sulit dilalui karena rusak dan berlumpur.
” Untuk bisa memasuki lokasi Troketon butuh perjuangan tersendiri mas. selain jalannya berlumpur licin dan kadang ambles, kita tidak bisa muat maksismal. Kalau dipaksakan kendaraan justru ambles (keplenthong) nggak bisa jalan”, ujarnya.
Diakui masalah menumpuknya sampah di pasar Gede Klaten, sebenarnya sudah mendapat perhatian tersendiri. Namun karena cuaca hujan dan terbatasnya armada, sampah yang ada tidak mungkin bisa diambil sekaligus.
“Kita hanya punya 4 armada Colt L300 4 dengan kapasitas angkut yanag sangata terbatas. Dari empat aramada yang dua rusak. Sehingga yang beroprasi hanya 2 kendaraan, itupun harus mengangkut sampah di seluruh pasar diseluruh Klaten. Maka wajar jika pengangkutan sampah di lingkungan pasar akhir akhir ini agak tersendat”, ujarnya.
Kepala Pasar Gede 3 lantai Klaten Purwadi, menjelaskan menggunungnya sampah di pasar Gede memang baru kali ini. Dan itu sudah dilaporkan ke dinas. Pihaknya juga sudah mendapat penjelasan dari pejabat yang berwenang menangani masalah sampah.
” Saat ini kondisinsya memang sangat mengganggu. banyak pedagang mengeluh, terutama yang berdekatan dengan bak sampah. Karena bau tak sedap, banyak lalat, sehingga banyak acalon pembeli enggan datang”, ujaranya.(red)








